Menjadikan Rumah sebagai tempat nyaman untuk bayi

  • Adalah sangat penting bagi orang tua untuk menjadikan rumah mereka sebagai rumah yang aman, memiliki lingkungan sekitar yang nyaman bagi si kecil untuk dapat bebas menjelajahinya. Apalagi jika anda memiliki anak kecil yang sangat aktif usia dibawah 3 tahun, anda mesti belajar satu atau dua hal mengenai cara membuat rumah menjadi lebih aman bagi anak-anak. Menarik kesimpulan dari pengalaman ini, berikut adalah panduan singkat yang dapat membantu Anda mewujudkan rumah yang aman dan bahagia bagi bayi Anda.
  • Keselamatan dibanding Kesehatan

    Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa ada 2 jenis alasan ketika kita menjadikan rumah kita aman bagi bayi: Yang pertama adalah untuk keselamatan dan yang kedua adalah untuk kebersihan.Barang-barang tertentu di rumah Anda akan perlu untuk disembunyikan atau disingkirkan dalam upaya untuk mencegah anak Anda cedera. Hal lain yang juga menjadi alasan adalah untuk keselamatan Anda dan setiap orang lain yang menjaga bayi Anda dari tugas yang tidak ada henti-hentinya untuk mengatakan “Jangan” kepada anak-anak kita dan menarik mereka dari sesuatu hal yang berbahaya atau berulang kali mengatasi masalah yang sama.
  • Daftar Belanjaan

    Ambil pulpen dan kertas lalu persiapkan untuk menuliskan bahaya-bahaya apa saja yang dapat terjadi atau ketidaknyamanan yang dapat Anda temukan pada dua langkah setelah ini sehingga Anda dapat mengatur daftar belanja untuk barang-barang yang Anda perlukan.
  • Pemeriksaan Bahaya

    Berbaringlah di lantai dan merangkak di sekitar setiap ruangan rumah Anda yang masih berada pada jangakauan bayi Anda dan melihat dengan seksama di sekitar rumah Anda. Dari pengamatan Anda pada tempat yang lebih rendah, bahaya apa yang Anda lihat yang dapat dijangkau anak Anda?. Pertimbangkan kembali pinggiran barang yang tajam, tirai dan gorden, tangga (naik atau turun), dekorasi pada pajangan rumah Anda, laci buffet, saklar listrik Anda yang terbuka, dsb. Jika ada suatu ruang yang dapat anak Anda lalui atau bermain di ruangan tersebut, periksa juga ruangan itu. Tulislah penemuan-penemuan bahaya yang Anda temukan.
    Juga pastikan untuk benar-benar memeriksa peralatan dan perabotan yang bayi Anda dapat gunakan atau tidur di dalamnya (terutama jika barang-barang tersebut adalah bekas orang lain). Pastikan juga agar tidak ada perbedaan dan celah yang terlalu besar pada bilah-bilah tempat tidur bayi di mana kepala atau anggota tubuh lainnya dapat terjepit di antaranya dan memastikan untuk menggunakan sabuk pengaman dan tempat duduk bayi yang dikunci dengan rapat.
  • Identifikasi Ketidaknyamanan

    Selama pemeriksaan Anda, karena Anda masih berada di lantai, lihatlah barang apa yang juga dapat menjadi barang pendukung untuk membuat rumah Anda aman bagi bayi Anda sehingga Anda dapat tetap menjaga kebersihan Anda. Pertimbangkan untuk meletakkan pemutar DVD di atas lemari kaca (hal ini bukan hanya dapat berbahaya untuk bayi Anda, namun ketika Anda sedang menonton film DVD anak-anak dapat menjadi menjengkelkan ketika mereka tiba-tiba menekan tombol yang mematikan atau mengeluarkan kaset film pada pemutar DVD tersebut). Pertimbangkan untuk menempatkan pagar pembatas antara ruangan dapur dan ruang tamu atau pada lorong rumah dengan ruang tamu untuk mencegah anak Anda menaiki kursi atau membuat berbagai ketidakrapian. Pagar pembatas keamanan juga dapat mengurangi beban pekerjaan dalam rangka membuat rumah yang aman untuk bayi Anda karena jika kita menggunakan pagar pembatas dan bayi kita tidak dapat menjangkau ruangan tersebut. Saya juga merekomendasikan untuk membeli ini karena harganya yang terjangkau dan dapat mengalihkan emosi untuk mengunci diri Anda sendiri pada suatu ruangan untuk dapat mengerjakan tugas-tugas rumah seperti: melipat pakaian yang sudah dicuci sementara Anda masih dapat mengawasi bayi Anda yang berada di dalam pagar pembatas. Percayalah, adalah usaha yang sia-sia untuk mencoba melipat pakaian yang sudah dicuci dalam ruangan yang sama dengan si kecil Anda yang suka mengambil barang-barang dengan sengaja.
  • Mencari Informasi Produk yang bermanfaat

    Sebelum melakukan pembelian barang tertentu, saya menyarankan Anda untuk mencari informasi pada barang yang memenuhi minat Anda pada situs belanja seperti www.blibli.com sehingga Anda dapat membaca ulasan dari produk tersebut. Beberapa barang yang kelihatannya akan menjadi ide yang baik untuk Anda beli seringnya hanya menipu dan tidak begitu dapat bermanfaat sepenuhnya atau pada kenyataannya tidak begitu Anda perlukan. Mulailah untuk bertanya kepada orang lain yang Anda kenal secara pribadi mengenai barang-barang yang mereka sarankan.
  • Membeli Produk Dalam Upaya Penjagaan Bayi Anda Untuk Tetap Aman

    Ketika Anda telah membuat pilihan akhir dengan bantuan dari pengalaman orang lain, ini adalah waktu untuk mengambil daftar belanjaan dan pergi ke bagian “keamanan” dari toko bayi di dekat lokasi Anda.
  • Kapan Waktu yang Tepat Membeli Barang-Barang Tersebut

    Waktu terbaik untuk benar-benar membuat rumah Anda menjadi rumah yang aman bagi bayi Anda adalah sebelum bayi Anda lahir atau sebelum mereka beranjak terlalu dewasa untuk dapat mengambil barang-barang. Dengan cara ini, Anda memiliki waktu untuk mulai membiasakan diri membuka laci lemari yang terkunci atau membuka kembali saklar listrik untuk kembali digunakan pada peralatan elektronik di rumah Anda. Ini juga menyediakan cukup waktu untuk memeriksa kembali hal-hal kecil yang kebetulan tertinggal oleh Anda.
  • Tetap Waspada

    Meskipun Anda mungkin percaya bahwa Anda cukup siap untuk menjaga bayi kecil Anda untuk menjelajahi rumah Anda, pastikan Anda untuk tetap memperhatikan mereka dengan seksama. Akan ada banyak kemungkinan hal-hal yang terlewatkan atau tidak sengaja tertinggal begitu saja. Percayalah, di mana ada kerusakan, maka di situlah Anda akan menemukan si kecil Anda.

    Bagian rumah yang harus diperhatikan untuk kenyamanan bayi

     1. Kamar mandi  

     Bagian paling lembab dimana bibit penyakit dapat dengan mudah tumbuh dan berkembang      biak. Oleh karenanya, secara rutin kamar mandi harus sering dibersihkan dan dijaga kelembabannya supaya kesehatan seluruh anggota keluarga selalu terjamin. Setidaknya ada sembilan titik di kamar mandi yang berpotensi menjadi sarang penyakit, yaitu: kran air, kran wastafel, toilet, kran toilet, kran shower, lantai kamar mandi, dinding kamar mandi, bak penampung air dan gayung. 

    2. Dapur

    Dapur juga tempat bibit penyakit seringkali berkembang. Oleh karenanya, segera cuci bersih peralatan tiap kali selesai memasak, bersihkan lantai dari tumpahan dan beri pewangi ruangan.

    3. Plafon rumah

    Jangan pernah menyimpan barang di atas plafon rumah, selain sangat berbahaya bila sewaktu-waktu ambruk, plafon rumah yang kotor dapat menjadi tempat bagi tikus. Bersihkan secara berkala supaya debu, sarang laba-laba dan kotoran lainnya tidak berkumpul.

    4. Gudang

    Meskipun sebagai tempat penyimpanan, jangan biarkan gudang tidak terurus. Aturlah sedemikian rupa agar rapi, lalu letakkan barang-barang sesuai fungsinya.

    5. Ruang keluarga

    Sebagai tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga, ruang keluarga memiliki potensi besar sebagai tempat penularan bibit penyakit. Karena itu, tidak cukup hanya dibersihkan bagian lantainya saja, tetapi sofa, almari, gagang telepon, vas bunga, sakelar lampu, dan hal-hal kecil lainnya.

    6. Tempat sampah

    Jangan terbiasa meletakkan tempat sampah di dalam rumah, selain dapat menyebarkan penyakit bau sampah dapat membuat ruangan menjadi tidak sedap. Bersihkan sampah secara rutin, kemudian bersihkan bak sampah dengan cairan desinfektan agar kuman-kuman penyakit tidak berkembang biak.

    7. Halaman rumah

    Halaman rumah adalah bagian yang paling sering terpapar debu dan kotoran dari luar. Bersihkan setiap hari supaya debu dan kotoran lainnya tidak sampai masuk ke dalam dan mencemari ruangan.

    8. Kamar tidur

    Kamar tidur harusnya mejadi tempat paling bersih. Namun, kenyataannya kamar tidur juga berpotensi menjadi tempat berkembangnya bibit penyakit. Karena itu, ganti secara berkala sprei, sarung bantal, sarung guling, dan selimut. Kemudian bersihkan gorden, lemari pakaian serta meja rias.

    9. Parit atau selokan

    Meski berada di luar, jangan biarkan parit atau selokan tempat membuang limbah tersumbat. Selain dapat menimbulkan bau tidak sedap saluran yang tersumbat akan menjadi tempat paling ideal berkembangnya berbagai macam bibit penyakit, terutama demam berdarah.

    10. Tembok rumah

    Di musim penghujan, biasanya jamur akan mudah tumbuh, dan tembok rumah adalah bagian yang paling sering diserang. Karena itu, bersihkan dengan semprot anti jamur atau gunakan cat tembok anti jamur yang banyak dijual di toko-toko bangunan.